SAMPANG | Matarakyat.net – Rabu pagi yang cerah di Jl. Raya Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Sampang, Jawa Timur, berubah menjadi suasana pilu akibat insiden kecelakaan yang menewaskan satu orang serta melukai dua lainnya.
Kecelakaan tragis tersebut melibatkan sebuah kendaraan Mitsubishi Expander dengan nomor polisi L 1491 EE dan sepeda motor Honda Supra bernomor polisi L 2580 TL. Tabrakan samping atau serempetan yang tak terhindarkan ini mengakibatkan sepeda motor terjungkal dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka.
Menurut Kapolres Sampang, AKBP Hartono, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Mitsubishi Expander yang dikemudikan Delta Yaumin Nahri (40), warga Desa Krampon, Kecamatan Torjun, melaju dari arah yang sama dengan sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Moh. Soleh (55), warga Desa Patapan.
“Saat hendak mendahului sepeda motor, terjadi tabrakan samping yang menyebabkan pengendara motor kehilangan kendali dan terjatuh,” ujar AKBP Hartono.
Dalam insiden tersebut, pembonceng sepeda motor bernama Sumirah meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Torjun. Sementara itu, pengendara sepeda motor Moh. Soleh dan penumpang lainnya, Fahri, mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di puskesmas yang sama.
Kapolres Sampang turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi menghindari kejadian serupa.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada dan mematuhi rambu lalu lintas demi terciptanya kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” pesannya.
Kabar duka kepergian Sumirah menyisakan kepedihan mendalam bagi keluarganya. Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian turut merasa prihatin dan berharap kejadian serupa tidak terulang.
“Semoga pihak yang berwenang bisa semakin mengawasi jalur ini. Kami juga berharap pengguna jalan lebih hati-hati,” ujar salah seorang warga setempat.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian di jalan raya. Semoga korban yang luka segera pulih, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan menghadapi musibah ini.

