“Saya Akan Pimpin Demo,” Janji Listyo Sigit Jika Desk Ketenagakerjaan Polri Tak Lagi Optimal

Surabaya||Matarakyat.net – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya telah mengetahui sosok yang bakal menjadi Kapolri berikutnya. Dalam kesempatan tersebut, ia berpesan agar program Desk Ketenagakerjaan Polri tetap dioptimalkan guna mengawal kepentingan serta kesejahteraan para buruh.

Hal itu disampaikan Listyo Sigit saat menghadiri peresmian Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, pada Jumat (21/8/2026). Dalam organisasi tersebut, Listyo juga diketahui menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI.

Menurutnya, keberadaan Desk Ketenagakerjaan Polri harus terus dipertahankan sebagai bentuk komitmen institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada para pekerja.

 

“Karena ini juga menjadi bagian untuk terus menjaga komitmen yang sudah terbangun. Dan saya juga sudah sampaikan ke calon-calon Kapolri nanti, kan begitu,” kata Listyo Sigit.

 

Bahkan, Jenderal bintang empat itu menegaskan siap turun langsung bersama para buruh melakukan aksi demonstrasi apabila Desk Ketenagakerjaan Polri tidak berjalan secara optimal setelah dirinya pensiun dari jabatan Kapolri.

 

“Kalau saya sudah pensiun, kalau Desk Ketenagakerjaan itu tidak bekerja optimal, saya akan turun memimpin demo. Setuju, ya?” bebernya yang disambut antusias para buruh.

 

Listyo menjelaskan, Desk Ketenagakerjaan Polri merupakan layanan terpadu yang menangani berbagai persoalan ketenagakerjaan, mulai dari konsultasi, pengaduan, mediasi sengketa, hingga penegakan hukum terkait dugaan tindak pidana ketenagakerjaan.

foto istimewa : Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat menandatangani peresmian gedung Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya pada Jumat (21/8/2026).

 

 

Program tersebut dijalankan secara kolaboratif untuk menciptakan hubungan industrial yang kondusif sekaligus memastikan hak-hak para pekerja tetap mendapatkan perlindungan.

 

“Ya, karena ini artinya saya hanya ingin bahwa Desk Ketenagakerjaan nanti, siapapun Kapolrinya, terus memberikan pelayanan optimal,” jelasnya.

 

Lanjut Listyo. Sejak dibentuk, Desk Ketenagakerjaan Polri telah membantu menyelesaikan sejumlah persoalan hubungan industrial yang sebelumnya berlangsung cukup lama. Beberapa konflik antara pekerja dan perusahaan, menurutnya, dapat ditangani dengan lebih cepat melalui pendekatan kolaboratif.

Tak hanya itu, Polri juga disebut pernah memfasilitasi para pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) agar bisa kembali memperoleh kesempatan bekerja.

 

“Dan beberapa waktu yang lalu juga kami memfasilitasi agar buruh-buruh yang terkena PHK juga bisa kembali mendapatkan pekerjaan. Jadi tentunya ini bagian dari komitmen kita terus untuk menjaga dan mengawal teman-teman buruh,” ujarnya.

 

Pernyataan Listyo tersebut menjadi penegasan bahwa perhatian terhadap persoalan ketenagakerjaan diharapkan tidak berhenti meski terjadi pergantian kepemimpinan di tubuh Polri. Ia berharap, siapapun yang nantinya menjabat sebagai Kapolri tetap melanjutkan komitmen untuk memberikan pelayanan dan perlindungan maksimal kepada kaum pekerja. (YN)

Editor: (Red)

Baca Juga Berita Terkait