SURABAYA | Matarakyat.net – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jawa Timur bersama Gerakan Ekonomi dan Budaya (GEBU) Minang Jawa Timur siap menghadirkan Festival Ramadan Nusantara 2025. Acara ini akan digelar di GEBU Minang Gayung Kebonsari, Surabaya, pada 27 Februari hingga 8 Maret 2025. Mengusung semangat silaturahmi dan pelestarian budaya, festival ini menjadi wadah unik untuk merayakan keberagaman bangsa Indonesia.
Sekretaris Panitia, Tjik Entis, menjelaskan bahwa festival ini menghadirkan ragam kuliner Nusantara serta kerajinan tangan dari berbagai daerah.
“Karena di FPK banyak dari berbagai suku, kami menampilkan kuliner-kuliner dan craft dari berbagai daerah. Kami juga mengadakan lomba seperti tilawah, mewarnai, adzan, serta fashion show busana muslim untuk anak-anak PAUD, TK, dan SD,” ungkap Tjik Entis saat ditemui, Kamis (06/02/25).
Selain itu, para pengurus FPK akan mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing selama acara berlangsung. Pertunjukan musik daerah juga akan menambah semarak festival, memberikan pengalaman budaya yang tak terlupakan bagi para pengunjung.
Sementara itu, Sekretaris GEBU Minang Jawa Timur, Sahlan Azwar, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari diskusi santai di Rumah Gadang, ikon budaya Minangkabau di Jawa Timur.
“Kami sepakat bersinergi, memanfaatkan Rumah Gadang sebagai pusat kegiatan. Tempat ini memiliki nilai budaya yang kuat, ditambah fasilitas yang lengkap seperti area parkir luas, surau, hingga perlengkapan acara,” jelasnya.
Ketua FPK Jawa Timur, Amiruddin Pase, turut mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, festival ini adalah langkah nyata memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat.
“Keberagaman ini indah bukan hanya dalam teori, tapi juga bisa diwujudkan dalam festival kuliner lintas suku. Kami harap kegiatan ini menjadi contoh harmonisasi yang positif, bahkan menjadi pelopor forum pembauran kebangsaan di Indonesia,” tegasnya.
Festival Ramadan Nusantara 2025 akan diramaikan oleh bazar dengan 36 stan kuliner yang menghadirkan cita rasa khas berbagai daerah di Indonesia. Dengan suasana bulan suci Ramadan, acara ini diharapkan dapat menjadi ajang yang bermanfaat dan penuh makna bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.
Melalui semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Festival Ramadan Nusantara 2025 tidak hanya menjadi tempat bersilaturahmi lintas suku tetapi juga simbol harmonisasi dan kebanggaan akan kekayaan budaya Nusantara.

