Akun Grab SBY Disuspend, Merasa Tak Dibela: Komunitas 9 Naga Tanjung Perak Buka Suara

Surabaya||Matarakyat.net — Pernyataan seorang driver online berinisial SBY yang mengaku kecewa lantaran merasa tidak mendapatkan pembelaan dari Komunitas 9 Naga Tanjung Perak mendapat tanggapan dari pihak komunitas.

Ketua Komunitas 9 Naga Tanjung Perak, Satriyo, menyayangkan pernyataan tersebut. Ia menegaskan bahwa pengurus komunitas justru telah berupaya membantu mencarikan solusi atas persoalan yang berujung pada pemberian sanksi terhadap akun Grab milik SBY.

Menurut Satriyo, pengurus telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait agar akun tersebut dapat kembali digunakan secepatnya.

 

“Pengurus sudah berupaya mengusahakan yang terbaik agar akun tersebut bisa kembali secepatnya,” ujar Satriyo.

 

Satrio juga menjelaskan, keputusan mengenai pemberian sanksi maupun pembukaan kembali akun sepenuhnya bukan kewenangan komunitas. Dalam persoalan tertentu, penanganannya harus melalui pemeriksaan dan keputusan dari pihak aplikator di tingkat pusat.

Karena itu, Satriyo berharap persoalan tersebut dapat disikapi secara tenang dan tidak berkembang menjadi polemik yang lebih luas.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarpihak tetap menjadi hal penting agar persoalan yang terjadi tidak berdampak terhadap hubungan antar-driver maupun stabilitas komunitas driver online, khususnya di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.

Sementara itu, PIC Grab Surabaya, Lutfi, membenarkan bahwa akun driver berinisial SBY saat ini berstatus suspend.

Lutfi juga mengatakan, terdapat beberapa persoalan yang masih dalam proses penanganan oleh pihak Grab pusat di Jakarta. Sementara tim Grab Surabaya, hanya melakukan pemantauan terhadap proses tersebut.

 

“Benar, saudara SBY saat ini suspend. Ada beberapa masalah yang sedang ditangani pusat Jakarta. Kami yang di Surabaya hanya memonitor,” jelas Lutfi saat dikonfirmasi, Kamis (11/9/2026).

 

Lutfi juga membenarkan adanya upaya dari sejumlah pengurus komunitas yang melakukan koordinasi dengan pihak Grab untuk membantu mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.

Bahkan, beberapa pengurus komunitas disebut telah mendatangi Grab Driver Center (GDC) di kawasan Jalan Plaza Boulevard Pemuda, Surabaya, guna menanyakan perkembangan terkait status akun SBY.

Upaya tersebut telah dilakukan untuk mendapatkan kejelasan mengenai persoalan yang menyebabkan akun tersebut terkena suspend serta mengetahui kemungkinan akun dapat kembali dibuka apabila telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Tiyok meminta seluruh pihak agar menyikapi persoalan tersebut dengan kepala dingin. Ia berharap persoalan yang melibatkan satu driver tidak sampai mengganggu hubungan maupun stabilitas driver online lainnya.

 

“Kami berharap persoalan ini disikapi dengan dingin. Jangan sampai berkembang dan mengganggu stabilitas driver online di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Tiyok.

 

Pihak komunitas menegaskan bahwa komunikasi dan koordinasi masih terus dilakukan. Namun, keputusan akhir terkait status akun tetap berada pada kewenangan pihak Grab sesuai dengan sistem dan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, komunitas berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur komunikasi dan klarifikasi antarpihak, tanpa saling menyudutkan maupun memperlebar persoalan.(Muhlas)

Editor: (Red)

Baca Juga Berita Terkait