Delapan Kios di Dekat RSUD Pamekasan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 150 Juta

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

PAMEKASAN | Matarakyat.net  – Suasana dini hari di kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo, Pamekasan, Madura, mendadak berubah mencekam ketika delapan kios hangus dilalap si jago merah pada Kamis (12/12/2024). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.45 WIB itu menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp 150 juta.

Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, melalui Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, membenarkan insiden tersebut.

“Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran ini. Tim telah mengamankan lokasi dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, titik api pertama kali terdeteksi di Toko Sri Rejeki, sebuah kios yang dimiliki oleh Sri Mulyani. Sebelum kejadian, pada pukul 01.00 WIB, Sri Mulyani sempat berpamitan kepada petugas keamanan setempat, Agung, untuk pulang.

Namun, hanya satu jam berselang, saat Agung melakukan patroli rutin, ia terkejut melihat api telah membesar di kios tersebut.

“Saya langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran,” kata Agung.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 02.26 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman. Api yang sempat meluas ke tujuh kios lainnya akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.45 WIB.

Delapan kios yang terbakar sebagian besar berfungsi sebagai toko dan kantin di kompleks RSUD Pamekasan. Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

“Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, kami akan terus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” tegas AKP Sri.

Polsek Tlanakan yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan area. Selain itu, petugas juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pemilik kios dan petugas keamanan setempat.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih menjadi misteri. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korsleting listrik, namun hal ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari tim forensik.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di kawasan yang padat aktivitas seperti kompleks perniagaan di sekitar RSUD Pamekasan.

Baca Juga Berita Terkait

Freedom Is Jurnalisme