BANGKALAN | Matarakyat.net – Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui gizi seimbang kini mendapatkan sambutan hangat dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu inovasi penting dalam mendukung kesehatan dan kecerdasan siswa.
Kabid Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, menyatakan antusiasmenya terhadap pelaksanaan program ini, terutama karena sekolah negeri menjadi prioritas utama penerima manfaat. Program ini menyasar 614 lembaga SD dan 55 lembaga SMP di bawah naungan Dinas Pendidikan Bangkalan.
“Dengan adanya program makan bergizi gratis dari Bapak Presiden, kami sangat menyambut baik dan merasa senang. Ini akan mendukung masa depan bangsa dengan menciptakan generasi yang sehat secara fisik, lingkungan sekolah yang baik, dan secara keseluruhan sehat. Kami berharap program ini berjalan lancar sesuai harapan,” ungkap Ali Yusri.
Program MBG di Bangkalan dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Dapur Sehat Asrama Kodim 0829 Bangkalan. Saat ini, layanan gizi tersebut menjangkau 2.945 siswa dari enam lembaga pendidikan, termasuk TK Kartika, SDN Kraton 1, 2, dan 3, serta SMPN 1 dan 2 Bangkalan.
Komandan Kodim 0829 Bangkalan, Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, memastikan setiap langkah dalam proses memasak dan penyajian makanan mematuhi standar Pemenuhan Gizi Nasional (PGN). Selain itu, bahan makanan seperti sayur dan lauk diambil dari pemasok lokal untuk mendukung perekonomian masyarakat sekitar.
“Mohon dukungan semua pihak agar program Bapak Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis di Bangkalan, berjalan lancar sesuai harapan bersama,” ujar Letkol Nanang saat meninjau pelaksanaan program di SDN Kraton 2 Bangkalan.
Program MBG juga disambut baik oleh para kepala sekolah di Bangkalan. Kepala SDN Kraton 2 Bangkalan, Erma Agustiningsih, mengungkapkan rasa syukur atas manfaat yang dirasakan langsung oleh para siswa. Sebanyak 424 siswa di sekolahnya kini tidak perlu lagi membawa bekal dari rumah.
“Semoga anak-anak Indonesia lebih sehat, lebih kuat, dan lebih cerdas sebagai generasi penerus bangsa,” kata Erma dengan penuh harap.
Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga menjadi langkah awal menciptakan generasi unggul yang siap bersaing secara global. Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan berbagai pihak, diharapkan inisiatif ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pendidikan, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif untuk masa depan bangsa.

