SAMPANG | Matarakyat.net – Festival Santri Gen Z ke-54 yang diselenggarakan oleh Yayasan Faidlon Nujum Taman Sareh Sampang kembali menghadirkan nuansa religius dan edukatif bagi para santri dan masyarakat. Acara ini menjadi momentum penting untuk membangun generasi muda yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mendalami ilmu keislaman.(19/02/2025).
Salah satu sesi unggulan dalam festival ini adalah sesi tanya jawab kitab yang digelar pada pukul 15.01 WIB. Para santri berkesempatan menggali ilmu dari kitab Perakom, Tajwid, dan Arkom.
Abd. Wadud sebagai pengasuh yayasan pesantren mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan formal tetapi juga memiliki pemahaman mendalam terhadap kitab kuning dan bacaan Al-Qur’an.

“Di era modern ini, banyak generasi muda yang kurang tertarik untuk belajar kitab kuning. Dengan adanya sesi tanya jawab ini, kami berharap semangat santri dalam mendalami ilmu agama semakin meningkat dan mereka mampu bersaing dengan santri dari pondok pesantren lainnya di Madura, khususnya di Kota Sampang,” ujarnya.
Festival ini semakin semarak dengan kehadiran muballigh terkemuka KH. Mundzir yang didatangkan langsung dari Kabupaten Sumenep. Kehadiran beliau memberikan motivasi dan inspirasi bagi para santri agar lebih giat dalam menuntut ilmu agama.
Dengan terselenggaranya Festival Santri Gen Z ini, Yayasan Faidlon Nujum terus berupaya menjaga tradisi keislaman dan membentuk generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan siap menghadapi tantangan zaman. Harapannya, acara ini dapat menjadi pijakan kuat bagi santri dalam memperdalam pemahaman agama serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

