Memastikan Pupuk Subsidi Tetap Terjangkau di Sampang

SAMPANG | Matarakyat.net – Menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pupuk subsidi bagi petani adalah tugas bersama yang melibatkan distributor, kios, dan masyarakat. Di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, komitmen itu terus digalakkan oleh distributor pupuk subsidi yang rutin memberikan imbauan kepada kios binaannya agar tidak menjual pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Adi, seorang admin distributor pupuk subsidi, menegaskan pentingnya pengawasan dan pembinaan yang terus dilakukan pihaknya. Langkah ini bertujuan memastikan penjualan pupuk subsidi tetap sesuai regulasi pemerintah.

“Semua kios sudah kami imbau untuk menjual pupuk subsidi sesuai HET. Hal ini dilakukan agar petani mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau,” ujar Adi pada Kamis (23/1/2025).

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memantau penjualan pupuk subsidi. Jika ada kios yang melanggar aturan dengan menjual pupuk subsidi di atas HET, Adi meminta masyarakat segera melapor ke pihak terkait.

“Tujuan pupuk subsidi ini adalah memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi petani. Jika ditemukan pelanggaran, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.

Namun, dalam praktiknya, tantangan tetap ada. Salah satu pemilik kios di Kecamatan Banyuates mengungkapkan, pihaknya selalu mematuhi aturan HET. Tetapi, ia mengakui bahwa kelompok tani (Poktan) terkadang menambahkan biaya transportasi yang menyebabkan harga pupuk menjadi lebih tinggi.

“Kalau dari kios kami sesuai HET, mas. Tapi kalau Poktan yang mengelola distribusi ke petani, biasanya ada biaya tambahan karena transportasi. Itu kebijakan mereka, bukan dari kami,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh seorang pemilik kios di Kecamatan Torjun. Ia memastikan bahwa penjualan pupuk subsidi di kiosnya selalu mengikuti aturan yang ditetapkan distributor.

“Dari kami jelas sesuai aturan HET,” ujarnya singkat.

Di tengah berbagai dinamika distribusi pupuk subsidi, pemerintah dan pihak distributor terus berupaya memastikan program subsidi berjalan sesuai tujuan. Harapannya, petani di Sampang bisa mendapatkan pupuk subsidi dengan harga yang layak dan mendukung produktivitas mereka.

Bagi masyarakat, partisipasi aktif dalam pengawasan adalah langkah penting agar program pupuk subsidi tetap memberikan manfaat optimal. Dengan kerja sama semua pihak, keadilan dalam distribusi pupuk subsidi diharapkan terus terjaga.

Baca Juga Berita Terkait

Freedom Is Jurnalisme