SAMPANG | Matarakyat.net – Insiden tragis yang merenggut nyawa Jimy Sugito Putra, seorang pendukung pasangan calon Jimad Sakteh dalam Pilkada Sampang 2024, menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan para pendukung pasangan tersebut.
Kejadian ini juga menimbulkan gelombang empati sekaligus keprihatinan terhadap situasi keamanan di tengah pesta demokrasi.
Ketua Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Sampang, Bung Abu, turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.
Dalam pernyataannya, Bung Abu menyatakan kesedihan mendalam atas insiden pengeroyokan yang menewaskan Jimy Sugito, yang dikenal sebagai pendukung aktif pasangan calon Jimad Sakteh.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara Jimy Sugito Putra, salah satu pendukung dan saksi pasangan Jimad Sakteh di Kecamatan Ketapang. Harapan kami, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, serta almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan,” ujar Bung Abu.
Ia juga menyoroti lemahnya pengamanan selama proses Pilkada, yang menurutnya seharusnya menjadi prioritas untuk mencegah terjadinya konflik.
“Kami sangat menyayangkan insiden ini terjadi tanpa antisipasi yang memadai dari aparat keamanan,” lanjutnya.
BNPM Sampang mendesak pihak kepolisian segera bertindak cepat untuk mengungkap kasus ini.
“Kami meminta aparat penegak hukum di Sampang untuk menangkap semua pelaku yang terlibat, termasuk otak di balik insiden tragis ini,” tegas Bung Abu.
Meningkatnya tensi politik di Sampang menjelang Pilkada 2024 menjadi perhatian banyak pihak. Kejadian ini dikhawatirkan dapat memperkeruh situasi jika tidak ditangani dengan bijaksana.
Berbagai pihak berharap aparat keamanan dapat segera mengungkap kebenaran di balik insiden ini dan mengambil langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa.
Bagi masyarakat dan tim pendukung Jimad Sakteh, kehilangan Jimy Sugito menjadi pengingat bahwa Pilkada seharusnya menjadi momentum untuk mempererat persatuan, bukan memicu konflik yang merugikan semua pihak.
Insiden ini sekaligus menjadi ujian bagi keamanan dan integritas proses demokrasi di Sampang. Semua pihak berharap keadilan segera ditegakkan, dan peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.

