SAMPANG | Matarakyat.net Cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Indonesia belakangan ini tak terkecuali Kabupaten Sampang, Pulau Madura, membawa dampak serius. Hujan deras menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan, termasuk di Jalan Nasional Desa Masaran, Kecamatan Banyuates. Peristiwa tak terduga terjadi pada Senin (16/12/12), ketika sebuah bus mini bernopol AE 7403 NA terguling akibat genangan air tersebut.
Bus mini itu diketahui mengangkut ribuan paket rokok ilegal dengan berbagai merek. Insiden ini terekam dalam video berdurasi 36 detik yang kemudian viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat ribuan rokok ilegal berserakan di jalan, menarik perhatian warga sekitar.
Salah satu saksi mata, Ali Seltek, membenarkan bahwa bus tersebut memang membawa rokok ilegal. “Benar, mas, itu bus mini bermuatan ribuan rokok ilegal. Bus-nya sudah dibantu warga dengan alat berat, tapi banyak rokok ilegal yang masih berserakan,” ujar Ali.
Ia juga menyoroti maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Kecamatan Banyuates yang semakin mengkhawatirkan. “Sampai sekarang belum ada tindakan tegas dari pihak bea cukai atau aparat penegak hukum (APH). Berapa ratus miliar kerugian pajak negara karena rokok ilegal ini,” katanya dengan nada prihatin.
Ali menambahkan bahwa fenomena rokok ilegal di wilayah ini sudah seperti penyakit yang menjamur tanpa pengawasan serius. “Sebagai warga negara, saya sangat sedih melihat kondisi ini,” tuturnya dengan raut muka kecewa.
Sementara itu, saat tim mencoba mengonfirmasi kejadian ini ke Polsek Banyuates, bus mini yang sebelumnya berada di lokasi sudah tidak ditemukan. Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai penanganan lebih lanjut atas insiden tersebut.
Cuaca ekstrem tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga mengungkapkan masalah lain seperti peredaran rokok ilegal yang merugikan negara. Kejadian ini diharapkan menjadi momen bagi pihak berwenang untuk bertindak tegas demi mencegah kerugian lebih besar.

