SURABAYA | Matarakyat.net – Sebagai langkah inovatif untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, Berita Cakrawala menggelar Seminar Anti-Narkoba bertema “Penanggulangan dan Pencegahan Bahaya Narkoba di Kalangan Gen Z” di Aula SMA Kartika IV-3 Surabaya. Acara ini diikuti oleh 155 siswa-siswi dengan dukungan berbagai pihak, termasuk instansi pendidikan, BNN, kepolisian, komunitas, dan media.
Beberapa narasumber yang hadir dalam seminar ini adalah:
Sri Artanti M., S.Sos. (Perwakilan BNN Provinsi Jawa Timur)
AKBP Rony Purwahyudi (Ditresnarkoba Polda Jatim)
Nurdin Longgar, M.Pa. (MPW Pemuda Pancasila)
Moch Cholik (Rehabilitasi Plato Foundation)
Acara dibuka oleh Sekretaris PEPABRI, Mayor Parlan, yang menekankan pentingnya kolaborasi untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Sri Artanti M., S.Sos. menyampaikan bahwa generasi muda adalah harapan bangsa. “Penyalahgunaan narkoba harus dicegah sejak dini dengan pengetahuan dan kesadaran yang kuat agar siswa memiliki ketahanan diri,” katanya. Ia juga menjelaskan jenis-jenis narkoba, dampak negatifnya, serta ancaman hukuman bagi pelakunya.
Sesi interaktif yang dipandu Artanti menjadi momen dinamis. Siswa aktif bertanya dan berbagi pandangan, menunjukkan antusiasme dalam memahami bahaya narkoba.
Bayu, Pimpinan Redaksi Berita Cakrawala, mengatakan, “Dukungan dari berbagai pihak membuat kami optimis dapat memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkoba. Media berperan penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba.”
Sementara itu, Nurdin Longgar dari MPW Pemuda Pancasila menegaskan pentingnya memilih teman yang baik. “Generasi Gen Z harus pintar memilih lingkungan pergaulan agar tidak terjerumus,” ujarnya.
Moch Cholik dari Plato Foundation mengingatkan, “Sekali mencoba narkoba, bisa menyebabkan ketergantungan dan merusak tubuh. Kami berharap semua pihak bergerak bersama melawan narkoba.”
Dari Ditresnarkoba Polda Jatim, AKBP Rony Purwahyudi menyoroti tingginya jumlah generasi muda yang terlibat kasus narkoba. “Generasi muda harus menjauhi narkoba untuk masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, pembagian cinderamata, dan sesi foto. Bayu menambahkan, “Melalui kolaborasi ini, kami ingin mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berintegritas. Jangan biarkan narkoba menghancurkan masa depan kalian.”
Seminar ini menjadi bentuk sinergi antara media, BNN, Polda Jatim, dan masyarakat dalam menciptakan Jawa Timur bebas narkoba. Generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan dan menjauhi penyalahgunaan narkoba.

