LUMAJANG | Matarakyat.net – Langit di kawasan Latpur Air Weapon Wange, dipenuhi asap tebal dari pemusnahan barang bukti narkotika. Puluhan ribu batang tanaman ganja hasil sitaan dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dibakar sebagai simbol perang terhadap narkoba di Kabupaten Lumajang.(07/12/2024).
Hadir dalam momen penting tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memberikan apresiasi luar biasa terhadap kinerja Polres Lumajang, Polda Jawa Timur. Menurutnya, pengungkapan kasus ini merupakan pencapaian besar dalam memberantas narkotika, terutama ganja, di Pulau Jawa.
“Ini adalah pengungkapan kasus narkotika jenis ganja terbesar di wilayah Pulau Jawa. Saya, atas nama pemerintah Kabupaten Lumajang, sangat mengapresiasi dan mendukung kinerja kepolisian, khususnya Polres Lumajang,” ujar Indah Wahyuni dengan tegas.
Tak hanya itu, Indah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Lumajang yang bersih dari narkoba. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba.
Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainur Rofik, memaparkan detail temuan ganja di 62 titik lahan di lereng Pegunungan Pusung Duwur, Desa Argosari. Operasi ini melibatkan pengungkapan 9 kasus besar dengan 14 tersangka, termasuk seorang buron.
Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 47.169 batang pohon ganja, 52 batang pohon kering, 9,950 gram daun ganja kering, dan 0,619 gram sabu. “Ini merupakan langkah nyata kita dalam memberantas peredaran narkoba di Lumajang,” ungkap AKBP Rofik di lokasi pemusnahan.
Ia menambahkan bahwa aksi ini juga mendukung program 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pemberantasan narkotika, sebagaimana tercantum dalam Asta Cita.
Pemusnahan barang bukti tersebut juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Lumajang serta instansi terkait lainnya. Semua pihak menyatakan komitmen yang sama: melawan narkoba hingga ke akarnya.
“Kami perlu kerja sama dari semua pihak untuk memenangkan perang panjang ini. Lumajang harus bebas dari narkoba,” tegas Kapolres Rofik.
Dengan sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, Lumajang berharap dapat menjadi contoh nyata kabupaten yang bersih dari narkoba, membawa angin segar bagi masa depan generasi muda.

