Sampang || Matarakyat.net — Ramadan selalu membawa warna berbeda dalam kehidupan masyarakat. Aktivitas yang biasanya berlangsung pada siang hari bergeser ke malam hingga dini hari. Jalanan yang biasanya lengang justru menjadi ramai saat sahur, terutama dengan adanya kegiatan Sahur On The Road. Di tengah perubahan ritme kehidupan itu, aparat keamanan memilih tetap terjaga ketika warga lainnya terlelap.
Tim Opsnal Satreskrim dari Polres Sampang tampak bersiaga di sejumlah titik strategis di wilayah kota. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan Sahur On The Road. Minggu dini hari (08/03/2026).
Bagi aparat kepolisian, Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga periode dengan dinamika sosial yang berbeda. Aktivitas masyarakat yang berlangsung hampir tanpa jeda dari sahur, ibadah, hingga kegiatan malam hari membuat potensi gangguan keamanan juga ikut berubah.
Pimpinan Tim Opsnal Satreskrim Polres Sampang, Akson, menjelaskan bahwa kesiapsiagaan aparat merupakan bagian dari strategi pengamanan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan rasa aman.
“Ramadan bukan hanya momentum spiritual tahunan, tapi juga periode perubahan pola aktivitas masyarakat yang berlangsung hampir sepanjang waktu, dari sahur hingga malam hari,” ujar Akson saat ditemui di kawasan Monumen Sampang.
Menurutnya, perubahan waktu aktivitas masyarakat secara langsung mempengaruhi dinamika keamanan. Ketika aktivitas berpindah waktu dan tempat, peluang terjadinya kejahatan pun bisa ikut menyesuaikan.
“Oleh karena itu kehadiran kami sebagai aparat keamanan menjadi faktor penentu. Ketika masyarakat beristirahat kami bekerja, ketika masyarakat beribadah kami menjaga. Kami memastikan tidak ada gangguan keamanan serta siap tanggap jika terjadi keadaan darurat,” tegasnya.
Di sisi lain, kehadiran aparat yang berjaga hingga dini hari dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Ketua RT setempat, Eko Meydi Darmawan, mengaku sangat mengapresiasi langkah siaga yang dilakukan Tim Opsnal Satreskrim Polres Sampang.
“Kesiapsiagaan dari Tim Opsnal Satreskrim ini membuat warga merasa aman dan nyaman. Ini juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Operasi siaga satu seperti ini sangat berarti bagi kami warga Sampang,” ujarnya.
Di bawah cahaya lampu jalan yang temaram dan udara dini hari yang masih dingin, aparat kepolisian tetap berdiri di titik-titik pengamanan. Bagi mereka, Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang menjaga agar ribuan orang lainnya dapat beribadah dengan tenang.
Sementara warga bersiap menyantap sahur, para petugas justru memastikan satu hal: malam di Sampang tetap aman hingga fajar menyingsing.

