Matarakyat.net||SURABAYA – Di era modern saat ini, parfum bukan lagi sekadar pelengkap kebutuhan harian. Lebih dari itu, parfum kini berfungsi sebagai cultural branding, penanda kepribadian seseorang, hingga ekspresi seni yang mampu menghidupkan kepercayaan diri penggunanya.
Fenomena ini ditangkap sebagai peluang bisnis yang menjanjikan oleh para pelaku usaha kreatif di Surabaya. Salah satunya adalah Sukron, pemilik usaha parfum lokal yang memulai bisnisnya dengan brand bernama Azmy Parfum.
Menurut Sukron, wewangian memiliki kekuatan magis untuk membangun impresi pertama yang kuat. Hal inilah yang mendorongnya untuk serius terjun ke dunia industri wewangian dengan mengedepankan kualitas.
“Parfum itu bukan cuma soal bau harum, tapi soal bagaimana seseorang ingin diingat. Ini adalah bentuk ekspresi diri yang sangat personal,” ujar Sukron
Salah satu tantangan terbesar bagi pengguna parfum adalah daya tahan aroma. Memahami keresahan konsumen tersebut, Sukron melakukan riset mendalam untuk menciptakan racikan yang tepat.
Ia mengaku menggunakan formula khusus yang membuat produk Azmy Parfum memiliki ketahanan ekstra.
“Kami menggunakan komposisi dan formula khusus yang memastikan aromanya tetap awet dan dapat bertahan hingga seharian, meski digunakan untuk aktivitas luar ruangan,” tambahnya.
Keunggulan ini menjadikan Azmy Parfum mulai diminati oleh warga Surabaya yang memiliki mobilitas tinggi namun tetap ingin tampil percaya diri dengan aroma tubuh yang segar sepanjang waktu.

