Surabaya || Matarakyat.net — Suasana sore di kawasan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan No.110, Surabaya, Sabtu (7/3/2026), tampak berbeda dari biasanya. Di titik yang dikenal sebagai “titik nol” kota pahlawan, puluhan anggota Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) turun ke jalan membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan.
Kegiatan sosial yang digagas BNPM DPC Krembangan tersebut menjadi bagian dari upaya menebar kepedulian di bulan Ramadan. Para pengendara motor, sopir angkutan hingga pejalan kaki yang melintas tampak antusias menerima paket takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua BNPM DPD Kota Surabaya, Agus Arifin, S.E., yang turut hadir dalam kegiatan itu mengatakan bahwa aksi berbagi takjil bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, berbagi kebahagiaan sederhana agar saudara-saudara kita yang masih di jalan bisa berbuka dengan nyaman,” ujar Agus Arifin di sela kegiatan.
Ia juga menegaskan bahwa BNPM akan terus mendorong kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
“BNPM tidak hanya bergerak pada fungsi pengawasan sosial, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa organisasi ini punya kepedulian kemanusiaan. Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BNPM DPC Krembangan, Ansori, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan inisiatif bersama para anggota sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Ini bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa memberi manfaat, walaupun sederhana,” kata Ansori.
Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat mempererat hubungan antara organisasi masyarakat dan warga.
“Harapan kami, BNPM bisa terus hadir membawa manfaat dan menjadi bagian dari gerakan sosial yang positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Aksi berbagi takjil tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Senyum para pengguna jalan yang menerima takjil menjadi gambaran sederhana bahwa kepedulian, sekecil apa pun, mampu menghadirkan kehangatan di tengah hiruk pikuk Kota Surabaya menjelang waktu berbuka puasa.

